Oktober 18, 2011

Tak Henti Mencari

1158 komentar

Dimanakah cinta itu?
Membayang di mata ataukah menggumpal dikepala?
Atau, hanya degup hati yang hampa?
Pada gerak jarum jam ini, belum kutemukan jawabannya

Ingin ku cari dimana cinta itu
Sampai kutemui siapa penciptamu
Biar kulalui hari bersamamu
Akan kutanyakan mengapa menciptamu

Kusapih serpih bayang berkelabat di pelupuk mata
Mencoba mencari satu dari selaksa
Mendapati pendar yang sempurna
Ternyata bukan dari sana kau bermula

Oktober 08, 2011

Kekasih Hati

472 komentar

Dua tahun berlalu sejak pertemuan itu
Namun binar pesonamu tak lekang dimakan waktu
Ayuk, begitu kau sebut namamu ketika kita berkenalan
Entah mantra apa yang menyelinap dalam susunan aksara mematri ingatan
Membuat mata ini tak pernah bisa menolak memandangmu
Dan dengan berathati akaupun selalu memikirkanmu

aku yakin kau lah sekuntum mawar yang kudamba
Keindahanmu bukan gemerlap materi melainkan kasih sayang sang pencipta
Santun menjadi tiara meski tak bertahta intan permata
Harum semerbak menyeruak dalam jiwa

aku tak mampu mengikis pesonamu dari pelupuk mata
Tak kuasa menjauhkanmu dari ceruk dalam jiwa
Tak ingin menggantungkan damba rindu hati dan cinta pada lain wanita
Coba Menyatukan dua keping hati; hatimu & hatiku dalam balutan indah cinta
Dalam bahtera cinta mengarungi samudera hidup menggapai ridho Sang Pencipta

April 15, 2011

Hanya Ucapan Terimakasih Untukmu...

528 komentar


Bukan, Bukan Aku mengabaikanmu
Sungguh, relung hati ini penuh namamu
Iya, kau masih kusimpan dalam hatiku
Enggan menaruh di nomor tiga
Dengan bangga kau kuberi nomor dua

Mungkin aku lupa ketika kau peluk aku dengan selaput itu
Atau aku belum mampu memahami pelukan itu
Yang jelas kunikmati lendir kehidupan darimu

Entah, gua itu merontokkan imaji tentangmu
Atau semburat cahaya dunia melenakkan aku
Yang pasti tetap kunikmati tetesan hangat kehidupan darimu

April 13, 2011

Titik Balik, Semoga!

103 komentar

“Dan Demikianlah kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi dan (Kami memperlihatkannya) agar dia termasuk orang yang yakin.”
[QS. Al-An’am:75]

Akhir-akhir ini, kepala saya sedang dipenuhi dengan konsepsi tentang Tuhan, Tuhan, Tuhan dan Tuhan, hanya itu yang ada dalam kepala saya.

Sekitar lima tahun kebelakang, saya berkesimpulan, Tuhan dan Agama hanya konstruksi yang telah dibuat oleh masyarakat untuk mengalihkan ‘kelemahan’ mereka. Segaris dengan apa yang pernah di paparkan oleh V.I. Lenin dalam Collected Works, “Impotensi kelas tertindas melawan eksploitatornya membangkitkan keyakinan kepada Tuhan, jin-jin, keajaiban serta yang sejenisnya, sebagaimana ia dengan tak dapat disangkal membangkitkan kepercayaan atas adanya kehidupan yang lebih baik setelah kematian”.

April 09, 2011

Surat Cinta Itu

106 komentar

Sumber gambar
Setelah subuh, kudengar syair cinta
Menghalau kantuk, mendesir dalam dada
Kalut degup berontak jiwa
Coba kudengar, resapi dan ku eja

Mengapa masih saja kudengar
Meski datar, membuatku bergetar
Mungkin ini yang namanya tersadar
Menelusuk bagai cahaya yang terpendar

Kulihat surat cinta itu
Huruf tertata menyatu
Membentuk bangun bait menjadi satu
Syair cinta indah menjadi pemicu
Tetap indah meski bertalu-talu

April 05, 2011

Dimanakah Engkau Berada?

71 komentar
Sumber gambar
Dibawah kaki langit, semburat sinar temaram cahaya hati; redup redam dan terang kembali, memberi tanda akan kegundahan dan kegalauan. Riuh rendah bunyi binatang malam menambah suasana syahdu nan rindu jiwa.
Belaian semilir angin malam tak mampu melenakan dan membuatku lelap dalam tidur indah; meraih mimpi. Bumi menggelar kehangatannya untuk menyambut kantuk yang menggelayut, langit pun tak mau kalah; membacakan dongeng bintang dan selaksa isi langit agar aku rebah dipelukannya.
Rayuan gombal bumi dan langit tak kuasa melenakanku, mungkin bumi dan langit tidak tahu kalau hanya getar cinta yang kuasa melenakan aku atau mereka enggan mengetahui penyebab terlenanya diriku, yang jelas semakin larut dan semakin kelam malam ini tak kuasa jua menina bobokkan aku.

Maret 24, 2011

Ayah...

83 komentar
Sumber gambar
kerutan itu masih mampu ku eja
tak sempat ku meraba, menghiba
ingin ku cerap setiap kecewa
tak ingin menambah luka

desah berat itu kian terasa
tercekat diantara relung jiwa
ucapmu terbata tak tertata
tercekat dalam kata

buliran itu mendidih panas
mengalir di pelupuk kerut paras
hadir percik bias
menetes dihati kaku nan keras

Maret 01, 2011

Antara Sepak dan Sempak

80 komentar
“Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri dan tak mengambil apapun kecuali dari dirinya sendiri…
cinta tiada memiliki pun tiada ingin dimilki: Karena cinta telah cukup bagi cinta”
(Kahlil Gibran)
Maaf, hari ini saya malas sekali untuk membicarakan sesuatu yang bersifat sesuatu, eh maaf (lagi) sesuatu yang bersifat ‘serius’ maksud saya. Jujur saja, saya tidak punya bahan untuk membicarakan sesuatu yang bersifat ‘serius’ itu. Dalam kesempatan ini saya ingin ngobrolin masalah bola saja, iya benar, Sepakbola bukan sempak bola.
Sumber gambar
Jika berbicara tentang sepakbola, tentu pembicaraan kita akan terarah menuju liga Eropa, sebut saja Liga Inggris, Liga Itali dan Liga Spanyol. Karena kenyataannya Negara-negara tersebut adalah jawara olahraga ini, bahkan tempat yang sangat menggairahkan bagi bisnis sepakbola dunia. Fondasi sepakbola mereka jauh melampaui kebudayaan kita sendiri, menejemen sepakbola dan kompetisi professional sudah berkembang pesat saat Bung Karno masih ngebacot masalah Nasionalisme dan Tan Malaka gontok-gontokan dengan Sutan Sjahrir. Maka, tak salah jika seorang kawan, sebut saja namanya Siddiq (bukan nama samaran) memajang poster CR9 a.k.a Cristiano Ronaldo, punggawa Tim Nasional Portugal dan Real Madrid, serta poster Klub Manchester United atau lumrah disebut MU, pertanyaannya, mengapa tidak memajang poster Firman Utina sang Kapten TIMNAS kita? Atau memajang poster PERSERA (Persatuan Sepakbola Sragen)? Jawabannya gampang saja, tidak ada yang bisa dibanggakan dari sepakbola kita saat ini. Jadi, wajar saja anak-anak negeri ini lebih membanggakan bintang, klub bahkan Negara lain, dibandingkan Negara sendiri, INDONESIA. Piye iki, apa yang salah?

Oktober 15, 2010

Sebuah Trilogi; Sedih, Bahagia dan Sedih Lagi!

111 komentar
Sumber gambar
Sebelum Dia Datang
Mentari pagi serasa biasa saja
Cahanya hanya mampu menghangatkan raga
Tak mampu menelusuk dalam jiwa

Malam begitu pekat
Bak pukat yang menjerat
Jiwa mengerucut membawa takut

Juni 10, 2010

Aku Memelukmu

78 komentar
Sumber gambar
Begitu lama kita tak bersua
Rinduku menebal dalam dada
Menyeruak bagaikan kabut pekat jiwa
Sepintas kudengar tangismu ditelinga

Tak henti kumemikirkanmu
Tak lepas doaku untukmu
Tak hilang bayangmu dimataku
Tak pudar cintaku padamu
Bibirku mendesah, gumam namamu

Semakin jauh langkah raga,
Begitu dekat dekap jiwa
Doaku tak seberapa,
Coba mengusik Penguasa Semesta
Terpejam kedua mata,
Lelapku bermain dengan Dinda
Membara dalam dada,
Cintaku tak mampu diwakili kata-kata
Desah coba kurenda,
Ucap namamu terbata-bata

Angin yang bersembus
Embun yang menetes
Gelap yang berkelebat
Cahaya hangat
Kutitipkan remuk redam rasa
Bentuklah menjadi rasa rindu jiwa
Memeluk Adinda tercinta

Sampaikan padanya,
Desahku melalui angin
Buliran hangat dari pelupuk mata melalui embun
Belaian cintaku melalui gelap
Peluk melalui hangatnya cahaya
Aku Memelukmu



Jogja, 7 Juni 2010
Untuk Adikku tersayang; Faqih Hidayatullah yang sedang terkulai lemah bergelut dalam perjuangan panjang liku sekenario Tuhan. adikku, apapun bentuknya itu dalah kasih sayang Tuhan padamu meski berwujud lubang kecil namun garang yang sedang bersarang dijantungmu. tetap tersenyum, do'aku memelukmu dari Jogja.

Mei 31, 2010

Apakah Semuanya Telah Berakhir?

65 komentar
Sumber gambar
Ketika mentari bosan menyapamu
Hembusan angin enggan membelaimu
Apakah semuanya telah berakhir?

Harimu berlalu begitu saja
Seolah tak ada satu langkahpun yang mampu kau ingat
Apakah semuanya telah berakhir?

Sekuat apapun kita menancapkan jangkar teori keyakinan bahwa penyesalan tak ada artinya, tetap saja dalam ruang gelap hatimu terbersit secuil ataupun sebesar biji dzarrah benih penyesalan. Menyesal boleh saja, tetapi jangan sampai penyesalan kita menghalangi gerak langkah kita menuju perubahan. Jangan biarkan rasa penyesalan itu menggumpal dalam hati sehingga membuatmu malas untuk bergerak memperbaiki kegagalan yang telah kita lalui.

Ternyata…
Rembulan masih bersinar terang meski tertutup mendung
Rintik hujan tetap jatuh membasahi bumi
Semuanya belum berakhir!

Gelak tawa masih bisa kudengar Kala ku bercengkrama dengan sahabatku
Kepulan asap rokok masih bisa kunikmati dari indahnya persahabatan
Semuanya belum berakhir!

Dan..
Cercaan cacian makian itu masih kudengar renyah ditelingaku
Ternyata semuanya belum berakhir!

Mei 23, 2010

nDerek Langkung

31 komentar
DEJAVU; seolah aku pernah merasakan saat – saat ini, saat dimana seluruh perhatian aku pusatkan padamu, kini terulang kembali. Rasa yang membuncah dalam dada, mengalir melalui aliran darah tertuju pada pusat otak syaraf yang kemudian disalurkan melalui jejaring organ tubuh untuk menyatakan ekspresi ketertarikan pada hingar bingar bising dunianya.

TAK terhitung sudah berapa banyak energy yang aku curahkan demi mendapatkan tempat dihatimu; pikiran melayang tak tau arah memikirkanmu, mata cekung paras pucat karena terlalu lama menatap duniamu, darah terhisap akibat menggaulimu dan tak terasa kantongku cekak terkuras demi membiayaimu.

TIGA tahun lamanya aku bergelut denganmu, suka dan –lebih banyak- duka telah kujalani saat bergelut denganmu, saat itu dengan keyakinan yang mantap aku mulai meninggalkanmu demi kebaikanku. Ternyata meninggalkanmu tak membuatku lebih baik. Duniamu tetap saja menghantuiku dengan berbagai tampilan dan solek berbeda yang membuatku tak tahan untuk kembali padamu, namun aku bisa berbangga karena setahun lamanya aku mampu lepas darimu, walaupun begitu aku kerap melempar pandang keduniamu hanya sekedar sebagai pengobat rindu.


KINI setelah setahun lamanya aku menjauhimu, kembali mencuat secercah kerinduan untuk bersua denganmu lagi, bergelut denganmu, mencurahkan pikiran untukmu dan menyeruput nikmatnya bersetubuh denganmu disaat-saat malam menunggu pagi. Dan, melalui guratan kecil ini, aku ingin menyatakan permohonan maafku kepadamu sebab sikapku yang telah melalaikanmu. Dalam gelap kurenungkan kesalahanku, ternyata aku hanya memandangmu dari sebelah sisi saja tanpa pernah ikhlas menyelami keseluruhan tentangmu, aku hanya membual tentang keberukanmu, tak pernah mau mengingat begitu banyaknya hal positif yang telah engkau bagi padaku.

SEKALI lagi, melalui tulisan ini kuutarakan niatku untuk kembali menemanimu. Blogospher, maafkan aku yang telah meninggalkanmu setahun lamanya.
NDEREK langkung, kepada seluruh warga masyarakat Blogospher. Izinkan saya lewat kemabli dibelantara tapak maya ini, syukur-syukur anda berkenan menyilahkan saya untuk mampir di rumah anda dan saya akan sangat bahagia apabila anda berkenan berkunjung kembali ke bilik sederhana ini.

MATUR nuwun kepada Kang Aan dan Kang Devtra yang telah memapah saya kembali menuju dunia ini, semoga amal ibadah anda dibalas dengan PAGERANK yang tinggi oleh mbah GOOGLE, Amin. Dan kepada sahabat-sahabat yang selama ini sudah bersedia meluangkan waktu untuk menjaga bilik saya ini, saya ucapkan banyak terima kasih. Dengan ini saya tutup tulisan singkat ini dengan ucapan “yang mau tukeran link, silahkan hubungi saya di shoutbox”

Agustus 25, 2009

Gak Tau Kenapa???

108 komentar
Tidak ada yang lebih memberatkan hati yang pedih ini untuk bersembunyi & menolak menyapa mata manusia, kecuali seorang makhluk yang diciptakan begitu mempesona yang telah menggulingkan jiwa ini agar luluh dipesonanya atau sengaja menggantung di pelupuk mata agar terasa berat di mata. Akupun menyempatkan diri untuk sekedar mengamati lekat-lekat sesuatu yang menyeruak, memfitnah & sengaja menguntai bagian-bagian hatiku ini. Cahaya makhluk mempesona itu menyemburat di sengkarut kegelapan. Aku juga menutup mata ini dengan rembulan dari cahaya yang telah membuat selasar langit di sisi dadaku. Kala itu, aku tidak ingin apa-apa kecuali nikmat cinta. Bahkan kala itu, di tempat terbitnya purnama terdapat biji hati yang tak terjangkau oleh hasta. Ia membuat cakrawala terselimuti seperti yang seharusnya terselimuti. Wahai sang Pencipta, semoga Engkau berkenan memberikan kelonggaran untuk hati ini, agar aku dapat berteduh di bawahnya.

Dalam kesendirian, kurenungkan asa yang membuncah dalam jiwa. Diboncengi makian, penyesalan & ketakutan kujalani hari-hari yang tak kunjung menampakkan keindahan. Iwan Fals memang pengecut karna tak mempunyai keberanian untuk mencium kekasihnya, tetapi sayang AKU lebih pengecut, jangankan menciumnya, menyatakan kekagumanku saja aku tak mampu! Duh, akankah bayangmu slalu menghantuiku, pesonamu hinggap di pelupuk mataku & senyummu membuat lidahku kelu.

Wahai Sang Pencipta, jika dia bukan tulang rusukku, jauhkan pesonanya dari pelupuk mataku, usir bayangnya dari kehidupanku, hapuslah gurat namanya dalam hatiku & kuatkan hatiku. Tetapi jika tercipta sebagai bagian dari tulang rusukku, segeralah mekarkan cinta di hatinya, biarkan asaku menyeruak dalam jiwanya, ukir namaku dalam desahnya, terbitkan bayangku dalam gerak langkahnya & satukan kami dalam balutan kasih sayang abadi. Wahai Sang Pencipta, aku berpegang sepenuhnya pada asa dan slebihnya adalah doa.

Jika Iwan Fals ingin meludahi muka kekasihnya & mencongkel mata kekasihnya untuk menyatakan bahwa memang benar wanita itu cantik. Aku cukup dengan memuji wanita idamanku melalui catatan ini, aku takut kehilangan cahaya wajahmu jika harus kuludahi wajahmu. Takut kehilangan binar indah matamu jika harus kucongkel matamu. Senyummu, matamu, hidungmu & tingkah polahmu telah kuabadikan dalam gambar & kuletakkan dalam terangnya ruang hatiku seterang harapku akanmu. Aku paham, kamu tanpa sengaja menebar ribuan kail pesona cinta pada samudra kehiduan yang akan memanggil ikan-ikan untuk hinggap & menikmati pesona yang kau kaitkan dalam kailmu. Aku adalah salah satu dari seribu ikan yang menyerbu memburu kailmu, Tetapi akupun tersadar bahwa hanya satu kail yang akan kau tarik & menghempaskan ribuan kail yang memburumu, pada ujung kail ku berharap; kail yang ku genggam yang akan kau tarik.

Dia adalah seorang wanita yang indah bukan sekedar wanita biasa yang hanya menyenangkan mata, melainkan seorang wanita yang mengungkapkan banyak makna. Bukan hal yang mustahil, terdapat seorang wanita yang meskipun aku tahu tidak secantik wanita lain, namun ia serasa lebih indah. Wanita cantik adalah wanita yang sekedar menyenangkan mata, sedangkan indah meliputi lebih banyak hal. Sesungguhnya di dunia ini terdapat lebih banyak wanita cantik dibanding dengan wanita yang indah dan kini yang menggelayut pesonanya dalam pelupuk mataku, terhembus namanya dalam setiap desahku adalah sesosok wanita yang indah, sekali lagi, dia tidak cantik tetapi INDAH.

Ribuan makna kuutus hanya untuk mewakili satu kalimat;aku mencintaimu.

Bagaikan malam tak berbintang, hari ini hatiku sedang sedih. Sang rembulan sedang sakit keceriaanya tak tampak lagi, tetapi walaupun begitu dia tetap memaksakan diri melempar senyuman kepadaku seolah mengikis kesedihan yang menggelayut dalam hatiku. Benar kata orang, jika orang yang kau kasihi bersedih, kau akan ikut merasakan kesedihan itu. Aku tak habis pikir, padahal organ tubuh ini tak bersatu dengan organ tubuhnya tetapi mengapa aku merasakan sakit yang diderita olehnya?!
Rintihnya kini terbawa menjadi bayang-bayang yang selalu mengikuti sedang asaku terbang mengitarinya beriringan dengan doaku akan kesembuhannya.

Juli 11, 2009

Pamit Sekedap

41 komentar
Assalamu'alaikum...
Mohon maaf kepada seluruh kawan-kawam blogger,akhir-akhir ini saya tidak pernah update blog lagi karena ada kesibukan lain yang tidak dapat saya tinggalkan.

saat ini saya sedang sibuk garap skripsi,mohon do'a dari kawan-kawan semua agar kerjaan saya lancar. Saya juga mohon bantuan kepada kawan-kawan semua yg punya informasi seputar Penyakit Jantung Bawaan (jantung bocor) karena adik saya (umur 4 bulan) mengalami penyakit jantung bocor,untuk saat ini saya juga sedang mencari informasi pengobatan jantung bocor. Bagi kawan-kawan yang punya informasi seputar jantung bocor saya harap kawan-kawan bisa share disini melalui kotak komentar atau bisa menghubungi saya melalui email: bintangperjuangan@yahoo.com

thanks.

Oktober 23, 2008

Sejarah Gerakan Perempuan di Belahan Dunia (Part II)

154 komentar
Pada tulisan sebelumnya telah dibahas sekelumit sejarah gerakan perempuan di negara Amerika dan Chile. Tulisan ini akan dibahas mengenai sejarah gerakan perempuan progresif di negara Filipina dan Australia.
Filipina
Gerakan perempuan di Filipina baru terlihat pada tahun 70-an. Sebelumnya tidak didapatkan informasi atau data tentang gerakan perempuan pada masa tersebut. Krisis ekonomi yang mulai terasa pada tahun 1979 telah membangkitkan kesadaran kaum perempuan untuk melakukan perlawanan. Berbagai cara dan isu yang mereka angkat dalam melakukan perlawanan.

Organisasi perempuan Filipina yang paling terkenal adalah General Assembly Binding Women For Reforms, Integrity, Leadership, dan Action (GABRIELA). Kelompok ini merupakan koalisi dari 42 organisasi dan 50.000 orang anggota perempuan. Koalisi ini didirikan pada tahun 1984 dan namanya diambil dari pimpinan pemberontakan pada Abad ke-19, Gabriela Silang. Dasar perlawanan mereka adalah ketertindasan mereka sebagai rakyat Filipina dan perempuan yang mengalami penindasan dan eksploitasi karena jenis kelamin.
Tidak jauh berbeda dengan gerakan perempuan di negara lain, tuntutan mereka dibidang politik adalah mendapatkan hak dan kesempatan yang sama dalam berpartisipasi dalam dunia politik. Di bidang kebudayaan, tuntutan kesetaraan dan akses yang sama dalam pendidikan di semua tingkat dan dalam semua bidang. Tetapi yang paling mendasar adalah permasalahan di dalam rumah tangga, kesetaraan dalam pengambilan keputusan, hak milik serta membesarkan anak-anak.
Isu yang diangkat oleh koalisi ini sangat beragam. Tidak hanya tentang permasalahan gender, tepai juga tentang militerisasi, krisis ekonomi, globalisasi hingga pangkalan militer Amerika. Ini kemudian berhubungan dengan masalah kehadiran militer Amerika yang sangat dominan di Filipina.
Ketika Benigno Aquino tewas terbunuh pada Agustus 1983, GABRIELA melakukan protes terhadap pemerintah. Aksi massa terus dilakukan secara marathon di Filipina. Tercatat sekitar 200 aksi dalam tempo 8 bulan yang di gerakkan oleh GABRIELA. Pada tahun 1985, mereka melakukan aksi massa lainnya dengan mengangkat permasalahan buruh perempuan.
Kemenangan Corazon Aquino dalam pemilihan presiden tidak dapat dipisahkan dari GABRIELA. Secara tidak langsung koalisi ini sangat berjasa dalam menggulingkan kediktatoran Presiden Marcos. Tidak sampai disitu, mereka dapat menyatukan seluruh kelas masyarakat mulai dari bawah hingga ke tinggak elit. Merekalah yang melakukan revolusi damai di Filipina
Australia
Kedatangan bangsa Eropa ke Benua Australia dimulai tahun 1788. Sebahagian dari mereka adalah orang buangan dari Eropa. Kaum perempuan Inggris mulai masuk ke Australia pada tahun 1830. Pada 1883, Inggris memasuki Australian dan menjadikannya koloni. Suku Asli Australia, Abrorigin mengalami penindasan dan dikriminasi terutama kaum wanita.
Pada awalnya, kaum pendatang dan Aborigin terjadi kesalah pahaman yang berkepanjangan. Namun, dalam perkembangannya kaum perempuan imigran dan perempuan Aborigin berhasil menyatukan konsep sisterhood. Mereka saling bertukar jasa, perempuan kulit putih mengajarkan baca-tulis kepada perempuan aborigin. Sedangkan perempuan Aborogin menjaga dan mengasuh anak-anak mereka.
Tidak jauh berbeda dengan di Amerika, pada awalnya kaum perempuan menuntut hak perempuan kulit putih dalam pemilihan umum. Salah satu organisasi perempuan yang pertama di Australia adalah Woman's Christian Temperance Union (WCTU). Mereka menuntut amandemen terhadap hak pilih perempuan. Akhirnya, pada 1902 amandemen tersebuit disahkan oleh pemerintah Australia. Tidak hanya permasalahan tersebut tetapi ada beberapa hal lainnya yang berkisar di perubahan sosial dan stabilitas ekonomi.
Pada tahun 1970, isu yang diangkat mulai berkembang ke permasalahan rasisme. Perempuan Aborigin dan kulit putih bersama menuntut persoalan dan peraturan yang diskriminatif terhadap kaum Aborigin. Tidak sampai disitu saja, mereka menuntut persamaan dalam dunia politik. Wajar saja, pada tahun 1978, parlemen Australia sangatlah maskulin (mayoritas laki-laki). Perubahan tersebut baru dirasakan pada sekitar 1989, dimana para perempuan telah menempati berbagai posisi di dunia politik.
"disadur dari Jurnal Perempuan No. 19"

September 21, 2008

Sejarah Gerakan Perempuan di Belahan Dunia (Part I)

59 komentar

Sejarah telah mencatat bahwa kaum perempuan telah mengalami kenyatan pahit dari zaman dahulu hingga sekarang ini. Mereka dianggap sebagai kaum yang tidak berdaya, lemah dan selalu menjadi yang "ke-2". Berbagai bentuk diskriminasi dan perlakuan yang tidak adil diterima oleh kaum perempuan. Kaum perempuan kemudian mencoba berjuang untuk mendapatkan hak mereka sebagai manusia. Mulai dari hal yang sangat kecil yaitu diskrimnasi di lingkungan hingga berbagai permasalahan lainya seperti hak politik, permasalahan ekonomi dan isu lainnya.
Tidak banyak memang buku sejarah yang mencatat sehingga agak sulit untuk mengetahui secara pasti. Berikut ini akan dibahas sedikit sejharah gerakan perempuan dunia yang disadurkan dari Jurnal Perempuan Nomor 19.

Amerika
Gerakan perempuan di Amerika mulai muncul dipertengahan abad ke-19. Emansipasi persamaan hak serta penghapusan diskriminasi terhadap kaum perempuan menjadi tuntutannya. Tuntutan inilah yang kemudian menjadi dasar dari gerakan perempuan yang pada masa kini dikenal dengan feminisme.
Pada 19 - 20 Juli 1848, sebuah konvensi diadakan oleh Lucretia Mott dan Elizabeth Cady Stanton. Konvensi ini membahas tentang hak sosial, sipil dan agama kaum perempuan. Konvensi ini kemudian menghasilkan satu deklarasi yang dikenal sebagai deklarasi yang dinamakan "The Declaration of Sentiment". Dan dari konvensi ini, usaha mereka kemudian berlanjut dengan membentuk National Women Suffrage Association (NWSA) yang mengajukan amandemen pada konstitusi untuk hak suara bagi kaum perempuan. Dalam waktu yang bersamaan, sebuah wadah lainnya terbentuk dengan nama American Women Suffrage Association (AWSA). Tujuan mereka sebenarnya sama, yaitu memperjuangkan hak suara bagi kaum perempuan untuk ikut memilih.
Selain memperjuangkan tentang hak suara, gerakan perempuan Amerika pada masa itu mulai bergabung dengan organisasi-organisasi sosial. Walaupun anggotanya masih berasal perempuan kelas menengah keatas. Perkembangan ini diikuti oleh munculnya berbagai kelompok perempuan yang mengangkat berbagai isu. Pada tahun 1874, dibentuk The Women's Trade Union League dan The Women's Temperance Union (WTCU). Mereka merupakan gerakan anti minuman keras. Kemudian pada tahun 1894, berdiri sebuah kelompok, General Federation of Women's (GFW) berdiri di Amerika. GFW memperjuangkan berbagai permasalahan yang ada di tengah masyarakat. Tidak terbatas hanya pada permasalahan diskriminasi terhadap perempuan saja, tetapi juga kehidupan remaja dan masalah perburuhan serta berbagai permasalahan sosial lainnya.
Seiring dengan memasuki abad ke-20, gerakan perempuan di Amerika mulai menjalin kerja sama dengan gerakan perempuan lainnya. Kerja sama ini dilakukan untuk saling memperkuat mereka dalam menyuarakan isu mereka. Salah satu kemenangan kecil kaum perempuan di Amerika pada awal abad 20 adalah diterimanya amandemen XIX (Sembilan belas). Amandemen tersebut merupakan amandemen terhadap Undang-undang yang menjamin hak suara bagi semua orang dewasa tanpa membedakan jenis kelaminnya.
Kondisi kehidupan yang tertekan dapat menumbuhkan kesadaran kaum perempuan terhadap kemampuannya. Kesadaran akan kemampuan perempuan tidaklah berbeda dengan laki-laki mulai muncul pada tahun 1940. Hal ini juga tidak bisa dipisahkan dari terjadinya Perang Dunia II. Selama perang tersebut, lebih dari 6 juta perempuan harus bekerja diberbagai sektor yang selama ini di kerjakan oleh laki-laki. Momen ini membuat mereka menyadari bahwa mereka juga mampu bekerja diberbagai sektor yang selama ini di dominasi oleh laki-laki
Sekitar tahun 1970, isu gerakan perempuan berkembang mulai maju selangkah. Mereka kemudian mengangkat permasalahan diskriminasi seksual yang terjadi pada kaum perempuan. Tuntutan akan persamaan hak dan keadilan sosial bagi perempuan tidak berjalan sendiri, seiring dengan itu, Martin Luther King, Jr. memperjuangkan penghapusan diskriminasi rasial di Amerika. Akhinya mereka kemudian melakukan desakan bersama dan mendapat dukungan yang sangat besar dari masyarakat Amerika. Akibat desakan tersebut Kongres Amerika mengeluarkan satu rancangan undang-undang, yaitu Equal Rights Amendement (ERA). Namun, dalam perjalanan ERA gagal menjadi amandemen karena tidak mencapai 2/3 suara dari 35 negara.

Cile
Baru pada awal tahun 1900 gerakan perempuan di Cile mulai terlihat. Gerakan feminis yang terjadi di Amerika dan Eropa Barat turut mempengaruhi ide dan konsep dari gerakan perempuan di Cile pada masa tersebut. Kemudian dalam perkembangannya terdapat dua model gerakan yang berkembang;
Pertama, gerakan perempuan yang memperjuangkan hak pendidikan bagi kaum perempuan. Gerakan ini sangat dipengaruhi oleh pemikiran dari Amerika dan Eropa serta bergerak dibidang politik. Gerakan ini pada tahun 1919, mendirikan satu partai politik yaitu El Partindo Civico Femenino. Pada mulanya, gerakan ini hanya diikuti oleh perempuan kelas atas. Namun dalam perkembangannya, kira-kira pada tahun 1920-an, banyak masyarakat menengah yang menjadi anggotanya.
Kedua, gerakan perempuan proletariat. Rata-rata anggota gerakan ini berasal dari berbagai kalangan militan, anggota serikat buruh, istri kalangan pekerja , buruh tani, atau buruh tambang. Beberapa kelompok diantaranya merupakan bagian dari partai politik yang berhaluan kiri. Pada pertengahan 1930, mereka mendirikan Gerakan untuk Emansipasi Perempuan Cile (Movimiento Pro Emancipacion de la Mujer Chilena). Pada 1945, mereka kemudian mendirikan Partai Feminis didirikan di Cile. Salah satu tuntutan mereka adalah hak pilih universal dan usaha tersebut berhasil.
Seiring dengan terjadinya kudeta militer yang dilakukan oleh Jendral Pinochet pada 1973, gerakan perempuan di Cile juga mengalami kehancuran. Pemerintah Cile mengeluarkan berbagai kebijakan yang merugikan kaum perempuan yaitu ideologi tradisional "menjadi ibu" (Motherhood) digalakkan. Pemerintah menghambat kaum perempuan untuk terjun dalam dunia kerja dan politik dengan berbagai cara. Mulai dari Undang-undang yang diskriminatif hingga berbagai cara lainnya.
Gerakan perempuan ternyata dimanfaatkan dengan baik oleh rejim otoriter. Pemerintah kemudian membentuk berbagai kelompok perempuan yang tidak lain bertujuan untuk mengontrol kegiatan kaum perempuan diberbagai sektor. Salah satunya adalah Centros de Madres (CEMAs). Kemudian untuk perempuan sipil, dibentuk Secretaria Nacional de la Mujer (Seketariat Nasional untuk Perempuan). Langkah ini benar-benar sangat efektif untuk rejim otoriter.
Tindakan pengekangan terhadap masyarakat di Cile dan meningkatnya krisis ekonomi yang dialami oleh Pemerintahan Cile telah menimbulkan perlawanan. Perjuangna kaum perempuian di Cile jika dilihat dari isu yang diangkat terbagi atas tiga gerakan. Gerakan pertama adalah yang menyoroti tentang permasalahan sosial ekonomi Cile. Krisis ekonomi paling dirasakan oleh kaum miskin kota, terutama kalangan perempuan. Kedua, gerakan Hak Asasi Manusia (HAM). Gerakan ini dapat dikatakan muncul dikarenakan rejim militer dibawah pimpinan Pinochet yang melakukan penghilangan secara paksa terhadap masyarakat Cile yang vokal. Pada tahun 1974 dan 1975, perempaun dari keluarga yang menjadi korban penghilangan paksa tersebut membentuk Agrupacion de Familiares de Detenidos-Desperacidos (Asosiasi Keluarga Tahan dan Orang Hilang)
Mulai awal tahun 80-an hingga saat ini, gerakan perempuan mulai mengangkat permasalahan diskriminasi dan ketidaksetaraan gender. Beberapa kelompok perempuan pada masa tersebut ; Movimento Feminista (gerakan Feminis) dan Frente de Liberacion Feminino (Front Pembebasan Perempuan)
(Bersambung)
Gambar diambil dari sini

September 13, 2008

Award Dari Bunda Rie

54 komentar

kemaren dapet award lagi dari Bunda Rie. padahal udah beberapa hari yang lalu mo posting cuman gak sempet.
thanks ya Bun...
Award ini mo aku terusin ke sobat berikut ini :
1.Bung Enhal, orang yang pertama ngajarin buat blog.
2.Kang Oeoes
3.Bung Yaqon
4.Bung Aan
5.Bung Wawan
6.Kang Supris
7.Kang Maulana
thanks untuk semua...

September 04, 2008

Peringatan Hari Buta Aksara Internasional

54 komentar

43 tahun yang lalu, tepatnya 8 September 1965 di Teheran diadakan kongres Kongres Menteri-menteri Pendidikan se-dunia, dari kongres itu dicetuskan sebuah resolusi untuk melaksanakan gerakan Pemberantasan Buta Aksara diseluruh dunia, terutama dinegara-negara yang sedang berkembang. Kongres juga mengusulkan kepada Sidang Umum UNESCO untuk menjadikan hari itu, 8 September, sebagai Hari Aksara Internasional, yang kemudian menganjurkan diperingati setiap tahun oleh semua negara anggotanya.
Buta aksara atau buta huruf adalah ketidak mampuan sesorang untuk untuk mengidentifikasi, mengerti, menerjemahkan, membuat, mengkomunikasikan dan mengolah isi dari rangkaian teks yang terdapat pada bahan-bahan cetak dan tulisan yang berkaitan dengan berbagai situasi. (UNESCO)
Didunia ini jumlah buta huruf masih banyak terdapat di Negara-negara miskin atau Negara dunia ketiga seperti negara-negara Asia selatan, arab, dan Afrika utara (40% sampai 50%). Asia timur dan Amerika selatan memiliki tingkat buta huruf sekitar 10% sampai 15%.. biasanya tingkat melek aksara ini dihitung melalui prosentase populasi dewasa yang bisa menulis dan membaca.
Di Indonesdia sendiri, jumlah penderita buta aksara pada tahun 2006 mencapai 15,6 juta orang dari total sekitar 217 juta penduduk Indonesia yang masih buta huruf. Dari 15,6 juta itu, sekitar 70 persennya adalah perempuan.(Sumber:Kompas)

dalam Laporan Program Pembangunan 2005 PBB, Indonesia menempati urutan ke -95 daftar tingkat melek huruf, jauh dibawah Negara-negara ASEAN semisal Malaysia, Thailand, Singapore dan Filipina.
Banyak ahli yang mengatakan, permasalahan mendasar dari buta huruf adalah kemiskinan karena kebanyakan Negara-negara yang masayarakatnya buta huruf adalah Negara miskin. Pemberantasan buta huruf harus diawalai dengan pemberantasan kemiskinan. Aspek politik dan ekonomi tidak bisa dilepaskan dari pemberantasan buta huruf. Kasus di Indonesia misalnya, segetol apapun pemerintah Indonesia menyelesaikan permasalahan buta huruf dengan berbagai solusi yang diterapkan, akan sulit terlaksana jika aspek politik dan ekonomi tidak dibenahi. Jika pendidikan kita masih berorientasi pasar tentunya buta huruf sulit diberantas. Penyandang buta huruf kebanyakan berasal dari rakyat miskin karena mereka tidak mampu mengakses pendidikan. Usaha-usaha pemerintah yang hendak mengkomersilkan pendiikan (BHMN dan RUU BHP) akan menyebabkan tertutupnya akses masyarakat untuk mengenyam pendidikan, jika rencana mengkomersilkan pendidikan tetap dilaksanakan, bukan tidak mungkin penyandang buta huruf akan semakin bertambah, mengenyahkan buta huruf akan menjadi mimpi!
Berbicara buta huruf, tentunya tidak terlepas dari pendidikan. Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam membangun suatu negara, karut marutnya pendidikan pada suatu bangsa dapat dipastikan masyarakatnya tidak mampu membangun bangsanya, itulah sebabnya negara-negara maju menempatkan pendidikan pada posisi yang paling utama. Dalam teorinya, Negara kita menempatkan pendidikan pada prioritas utama tetapi prakteknya Negara kita menganak tirikan pendidikan. Dalam UUD 1945 telah jelas diatur bahwa pendidikan menjadi tanggung jawab Negara untuk membiayainya. Jika saja pemerintah kita memenuhi amanat UUD 1945, pasti Negara kita akan terlepas dari momok buta huruf. Rakyat menunggu keseriusan pemerintah untuk memberantas buta huruf. Menurut Van Hoof & Van Wieringen (1986) mengatakan dalam suatu konferensi pendidikan tinggi Eropa, “Jika pemerintah suatu negara tidak secara serius memerhatikan arah dan pengelolaan pendidikan tinggi di negaranya, dapat dipastikan pembangunan ekonomi negara tersebut akan terhambat.(Sumber:myhobbyblogs.com)
Pemberantasan buta huruf herus segera dilaksanakan melalui pembukaan akses yang sebesar-besarnya kepada rakyat miskin untuk mengakses pendidikan. Pencabutan subsidi pendidikan yang dilakukan oleh pemerintah harus segera dihentikan. Komersialisasi dan privatisasi lembaga pendidikan harus dibatalkan, sebaliknya Negara harus bertanggung jawab dan memobilisasi anggaran dan sumber daya untuk membenahi sector pendidikan.semoga hari buta aksara tidak diperingata hanya sebatas seremonial belaka tetapi ada langkah kongkrit dari pemerintah untuk memberantas buta aksara di Indonesia.
Tolak komersialisasi dan privatisasi pendidikan, wujudkan pendidikan yang ilmiah, demokratis dan mengabdi kepada rakyat!


Gambar dikutip dari vhrmedia.com

Agustus 25, 2008

"Mari Berjuang Bersama"

45 komentar

minggu-minggu ini aku pusing baget, seminggu ga posting di blog tapi ga' tau pusing karena mikirin apa... trlalu kebanyakan tidur ampe lupa ma blog. nonton TV, otak-atik gambar, tidur & belajar maen gitar, itulah kerjaan ku tiap hari, ga ada yang bermanfaat.
tadi iseng-iseng buka blog, ternyata aku dapat award (Great Buddy Award) dari Bung Panda. semangat tumbuh kembali ketika mendapat award ini, tetapi bukan gila award lho... karena Bung Panda telah menyemangati aku untuk tetap berjuang demi Indonesia. thanks Bung, mari kita berjuang bersama untuk INDONESIA kita tercinta. sekali lagi saya ucapkan trima kasih kepada Bung Panda yang telah menumbuhkan kembali semangat saya. Mari Bung Kita Berjuang Bersama!

Agustus 19, 2008

Inikah Yang Dinamakan Kemerdekaan?

54 komentar

Minggu, 17 Agustus 2008, kami (FMN) merayakan hari proklamasi dengan aksi massa di depan gedung agung. Aksi massa kali ini kami lakukan dua kali berselang hanya beberapa jam saja. Aksi pertama dilakukan pukul 11:30 dengan jumlah massa aksi 19 orang yang dipusatkan didepan Kantor Pos Besar Yogyakarta atau sebelah selatan Gedung Agung.
Hanya Beberapa menit massa aksi melakukan orasi – orasi kemudian aparat keamanan merepresif kami. Massa aksi diangkut memakai truck kemudian dibawa ke Mapoltabes DIY yang berjarak 400 meter dari Gedung Agung. Selama perjalanan menuju Poltabes, banyak kawan kami yang mengalami kekerasan fisik maupun psikis. Setalah sampai di Poltabes, salah seorang kawan kami dipukul beberapa kali didaerah perut oleh seorang anggota polisi, sungguh tindakan ini tidak mencerminkan sebagai seorang polisi yang (katanya) mengayomi masyarakat.

Mendengar informasi kawan kami ditangkap, 5 orang yang berhasil lolos dari "sergapan" polisi mengadakan kordinasi untuk menggelar aksi solidaritas menuntut pembebasan kawan kami yang telah ditangkap sebelumnya. Dengan koordinasi yang cukup singkat, kami dapat mengumpulkan massa aksi sejumlah 19 orang juga. Pada pukul 13:00 wib, kami berkumpul di masjid taman budaya untuk melakukan persiapan dan brifieng akhir sebelum terjun ke medan aksi.
Setelah persiapan dirasa cukup kami melanjutkan untuk menuju pasar Beringharjo atau jalan Malioboro untuk membuka titik aksi tepat didepan pasar beringharjo. Aksi dibuka oleh coordinator lapangan (Angga) dengan orasi dan agitasi kepada masyarakat luas bahwa negeri kita belum merdeka, negeri ini masih dijajah dan dihisap secara politik, ekonomi dan budaya. Kemudian orasi dilanjutkan oleh kawan-kawan dari kampus-kampus lain yang ada di Jogjakarta.
Setelah kurang lebih 30 menit melakukan orasi-orasi, massa aksi diarahkan untuk menuju sebelah utara Gedung Agung, kurang lebih 50 meter dari Gedung Agung. Sesampainya ditempat, orasi kembali dilakukan oleh massa aksi dan diiringi dengan yel-yel yang membangkitkan semangat dan menyadarkan masyarakat akan pentingnya kemerdekaan sejati.
15 menit kami melakukan orasi disebelah utara Gedung Agung, aparat langsung mengepung kami. Massa aksi merespon dengan memperkuat barisan denagn boder solid keras. Tanpa tedeng aling-aling Kasat Sampta Poltabes Yogyakarta, Kompol Suwandi memerintahkan anak buahnya untuk menarik paksa kami. Dalam pemberitaan salah satu media massa (media Indonesia) “Sebelum dibubarkan dengan paksa, para pengunjukrasa tersebut telah mendapat peringatan dari Kasat Sampta Poltabes Yogyakarta, Kompol Suwandi karena melakukan aksi unjukrasa pada HUT Kemerdekaan RI. Setelah diperingatkan, para pengunjukrasa diberi waktu lima menit untuk membubarkan diri dengan tertib. Namun teguran dan permintaan untuk membubarkan diri tersebut tidak diindahkan oleh para pengunjukrasa. Mereka tetap berorasi menyampaikan tuntutan, antara lain meminta pemerintah menurunkan harga sembako, dan mempertanyakan kondisi sebagian rakyat yang tetap belum sejahtera meskipun Indonesia telah merdeka selama 63 tahun. Akhirnya Kasat Samapta dibantu oleh sejumlah polisi terpaksa membubarkan aksi unjukrasa tersebut dengan paksa. Para pengunjukrasa dibawa ke truk polisi, dan selanjutnya mereka dibawa ke Poltabes. ’Mereka tidak ditahan, setelah sampai Poltabes dilepaskan lagi. Tindakan ini hanya sekedar langkah pengamanan,’ kata Kompol Suwandi”. Dalam pemberitaan media massa tersebut, dikatakan bahwa pihak aparat keamanan telah melakukan negosiasi dengan massa aksi untuk menghentikan aksi. Tetapi kenyataan dilapangan berbeda dari apa yang telah dberitakan media massa tersebut. Kami tidak diajak negoisasi terlebih dahulu, mereka langsung memaksa kami untuk masuk kedalam truck polisi sambil menarik dan memukul kami.
Dalam adegan tarik-menarik tersebut, banyak kawan kami yang mengalami kekerasan pisik; saya sendiri dipukul dimulut dan dihidung sebanyak 3 kali, pukulan ini menyebabkan bibir saya pecah dan mengucurkan darah. Tendangan mendarat di muka, dada dan kepala. Hampir seluruh badan kami dijadikan sasaran pemukulan oleh kurang lebih 50an orang polisi. Setelah menyeret kami yang diiringi dengan tendangan dan pukulan, kami dilempar ke dalam truck polisi. Kekerasan secara pisik tidak selesai sampai disitu saja, dalam truck, kami dipukul ditendang dan dicaci maki oleh para polisi tersebut. Dalam truck itu, menetes darah kawan-kawan kami, Abdi dijadikan “sansak” hidup oleh seorang polisi, wajahnya beberapa kali mendarat pukulan-pukulan. Dalam mobil itu, saya pun dipukul kembali dibagian mulut, kawan kami Tonggos, dipukul tepat mengenai pelipisnya hingga mengucurkan darah, bekti dipukul dibagian bibir hingga mengucurkan darah juga sedangkan kawanWawan, selain dipukul, rambutnya dijambak-jambak dan telinganya ditarik (jewer) dengan keras oleh dua orang anggota polisi. hingga saat ini, kami masih merasakan tindak kekerasan tersebut; hidung saya masih mengucurkan darah, Tonggos matanya masih bengkak, bekti bibirnya masih berdarah dan Wawan, telinganya masih bengkak. 13 orang yang “tertangkap” itu, semuanya mendapatkan kekerasan pisik dan psikis. Setelah setibanya di Mapoltabes Yogyakarta, kami dipaksa untuk jalan sambil jongkok dari halaman Mapoltabes menuju kantor reskrim yang berjarak 100 meter, tidak hanya dipaksa untuk jalan jongkok, tendangan, pukulan dan tamparan aparat-aparat mendarat telak ditubuh kami.
Tindakan aparat keamanan yang anarkis tersebut tidak menyurutkan langkah kami untuk menyuarakan hak-hak kami, pemukulan, tendangan dan cacian menjadi pelecut semangat kami untuk terus berjuang menghancurkan penindasan, tidakan tersebut juga menyadarkan kami bahwa, negeri ini belum MERDEKA, negeri ini masih tertindas dan dijajah. Inikah yang dinamakan kemerdekaan? Jika hak untuk menyampaikan pendapat masih dipasung!
Bangkit berorganisasi berjuang
Patria O Muerte!