Agustus 16, 2008

Dari Hati Kehati


Saudara,
Walau Engkau membelok kekanan
Sedang janji kita kekiri

Mungkinkah,
Kau hanya sebagai korban tekanan
Sedang jalan kembali tatap kucari

Bangsaku,
Sumpah kita disaat mulia
Kepada cita semula tetap setia

Saudara,
Betapa jua namun- aku masih percaya
Diwaktu unjuk kita pasti jaya

Saudara,
Tiada dendam kupendam didada
Gapura Negara senantiasa terbuka

Bangsaku,
Elakkan dahulu bujukan harta
Mari bersua di KESATUAN MERDEKA!!!


Let.Kol.S. Soediarto
LP Wirogunan, 21 November 1948



Dikutip dari buku "Yang Berlawan"

33 komentar:

  1. belok kekakan itu gimanasih..?

    BalasHapus
  2. klu cekakak'an kayaknya bagoes jeng

    BalasHapus
  3. wah puisinya bagusss MERDEKAAA!!!!!

    BalasHapus
  4. Saya jadi inget dosen yang selalu ngomong.. Sodara ....

    Merdeka!!!!

    BalasHapus
  5. hal yang menarik dari puisinya mengutarakan bahwa "gapura negara senantiasa terbuka", moga aja ya... bangsaku mampu pula membuka arti makna kemerdekaan yakni hak dasar rakyatnya, pendidikan, kesehatan dan pekerjaan,,, amin!!

    BalasHapus
  6. sumpah, mantab banget :)

    MERDEKA!!!!!

    BalasHapus
  7. Merdekaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!

    BalasHapus
  8. mantaf kang
    SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKAAAAA

    BalasHapus
  9. Ya memang
    sekali merdeka tetap merdeka
    merdeka!

    BalasHapus
  10. Puisi yg menggugah
    merdeka!

    BalasHapus
  11. Mari kita menjadi bangsa yang mandiri dan merdeka secara ekonomi!

    BalasHapus
  12. saudara....
    bangsa kita memang sudang MERDEKA.........

    BalasHapus
  13. MERDEKA dulu mas hehe.. tp itu patung dimana yah ?

    BalasHapus
  14. dalam.... untuk hati

    http://cah-cikrik.blogspot.com

    BalasHapus
  15. Itu lah cara berpikir manusia , DARI HATI KE HATI ^_^

    BalasHapus